Bawaslu Tanimbar Serahkan Santunan Senilai Rp.46 Juta Atas Meninggalnya Petugas PKD Desa Waturu

June 29, 2024
IMG-20240629-WA0206

Berita Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Saumlaki, mediatifatanimbar.id- Kepala Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Kepulauan Tanimbar Rischard Z Dasmasela. S.IP mengungkapkan bahwa, dari pihak Bawaslu Kabupaten Kepulauan Tanimbar melakukan salah satu kegiatan berharga dimana telah menyerahkan uang santunan kepada keluarga Ratuanik atas meninggalnya Petugas Kelurahan Desa (PKD) di Desa Waturu Kecamatan Nirunmas Almarhum Piterson Ratuanik,, bertempat di Kantor Bawaslu Kabupaten Sabtu 28/06/2024 Pkl 15.00 WIT.

Lebih lanjut kata Rischard, pemberian satunan tersebut kepada keluarga yang berhak terima berdasarkan meninggalnya almarhum Piterson Ratuanik pada tanggal 13 Februari 2024 pada saat melaksanakan tugas pengawasan distribusi logistik pada pemilihan Umum Legislatif tahun 2024. Pungkasnya.

Pihak Bawaslu Kepulauan Tanimbar selama melakukan proses pengusulan penghargaan terhadap petugas yang meninggal dalam tugas tentu melalui jenjang yakni Bawaslu Provinsi hingga ke Bawaslu RI, dan dari hasil Verifikasi berkas, tentu almarhum berhak menerima santunan senilai Rp.46 Juta dengan rincian, uang santunan senilai Rp. 36 juta dan proses pemakaman senilai Rp.10 Juta. Berdasarkan hasil verifikasi tersebut maka keluarga yang tetapkan berhak menerima santunan tersebut adalah isteri almarhum bernama Maria Batyomwata. terang Rischard.

Penyerahan santunan tersebut di gelar di Kantor Bawaslu Kabupaten Kepulauan Tanimbar, oleh Kasubag Administrasi Fernando Sorlury secara tunai disaksikan oleh Kepala Sekretariat BAWASLU Kabupaten Kepulauan Tanimbar Rischard Z Dasmasela. S.IP.

Dalam acara penyerahan santunan tersebut Kepala Sekretariat Bawaslu, sempat menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Almarhum dan keluarganya, atas dukungan moril selama almarhum melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai PKD di desa Waturu Kecamatan Nirunmas Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Sedangkan dari pihak keluarga penerima santunan dari Bawaslu Kabupaten, tidak mampu berkata-kata, tetapi ucapan terima kasih hanya terbaca melalui gerakan tubuh yaitu cucuran air mata ( menangis), tutupnya.

Reporter : (TT-03)

Editor.     : Redaksi 

RELATED POSTS

error: Content is protected !! Call : PT. MediaTifa Tanimbar
Hubungi Kami ?