Saumlaki, mediatifatanimbar.id – Momen Hari Anak Nasional (HAN) ke 41 pada 23 Juli 2025 masih terasa di Bumi Duan Lolat Tanimbar.
Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memeriahkan HAN ke 41 dengan menyelenggarakan Festival Budaya Anak Tanimbar pada, Senin (28/7/2025), bertempat di Taman Kota Saumlaki.
Dengan mengikutsertakan sekolah-sekolah tingkat dasar di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, perlombaan difokuskan pada pelestarian budaya Tanimbar melalui tari tradisional berupa ‘Dodobol’.
SD Inpres Saumlaki, salah satu peserta lomba, melalui Kepala Sekolah Agustinus Walalayo, yang sempat diwawancarai media ini menyatakan apresiasi atas giat Festival Budaya Anak Tanimbar.
“Saya sangat mengapresiasi kegitan ini. Dari tema yang ditawarkan, kita tidak sekedar memeriakan Hari Anak Nasional, tetapi turut mempromosikan seni tari budaya Tanimbar sebagai bagian ekspresi diri anak-anak. Ini juga turut menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap seni dan budaya tradisional Tanimbar,” bebernya.

Terkait keterlibatan sekolah yang dipimpinnya, Walalayo mengatakan SD Inpres Saumlaki merespon positif.
“Kami langsung membentuk tim kecil di sekolah. Tugas mereka adalah melatih para siswa, sekitar 20 orang, yang dipersiapkan khusus untuk tampil di panggung pentas Festival Budaya Anak Tanimbar hari ini,” jelasnya.
Bagi Walalayo, persiapan yang cukup terbatas tidak menyurutkan semangat SD Inpres Saumlaki untuk tampil dengan bangga.
“Ini kebanggaan untuk kami terlibat di festival budaya ini. Meskipun dengan persiapan seadanya, anak-anak bisa tampil memakau. Mereka menunjukan sikap mandiri dan bertanggung jawab,” ujar Walalyo.
Terkait juara, bagi Walalayo, bukan menjadi target utama SD Inpres Saumlaki.
“Juara itu kewenangan tim penilaian. Kami melihat peluang dan kesempatan bagi anak-anak didik dapat mengembangkan bakat dan minat dalam budaya tari tradisional,” tutupnya.
(TT-03)


