Larat, MediaTifaTanimbar.id – Warga Desa Keliobar, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di perairan desa tersebut pada Kamis (3/4/2025) pagi.
Korban diketahui bernama Julius Siletty (73), seorang petani yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu malam.
Berdasarkan laporan yang diterima, korban terakhir kali terlihat saat pergi mencari teripang di pantai Desa Keliobar pada Rabu malam bersama cucunya, Paeterson Warditty (17). Namun, sekitar pukul 23.15 WIT, cucunya pulang lebih dulu dan mengira sang kakek telah kembali lebih awal.
Ketidakhadiran Julius baru disadari oleh keluarga sekitar pukul 01.00 WIT, yang kemudian memicu pencarian oleh warga dan aparat desa hingga dini hari, namun tidak membuahkan hasil.
Pagi harinya, sekitar pukul 08.00 WIT, Esau Naressy (39), seorang warga setempat, menemukan jasad korban dalam posisi tengkurap mengapung di permukaan laut, tertahan oleh tali agar-agar. Warga segera mengevakuasi jenazah menggunakan perahu dan membawanya ke Desa Keliobar untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak kepolisian yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari saksi-saksi.
Setelah berkoordinasi dengan keluarga, diputuskan bahwa tidak akan dilakukan autopsi, dengan pertimbangan keluarga menolak dan akan membuat surat pernyataan resmi.
Hingga berita ini dibuat, jenazah rencananya akan dikirim ke Desa Arma, Kecamatan Nirunmas, untuk dimakamkan di sana.
Sesuai pantauan Tifa Tanimbar, situasi di Desa Keliobar dan sekitarnya dilaporkan tetap aman dan kondusif setelah kejadian ini.
Aparat keamanan terus mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam beraktivitas di perairan, terutama saat malam hari.
(TT-07)